Gema Pembaharuan
Papua

Marah Besar dicap “Teroris” TPNPB-OPM Ancam Habisi TNI-Polri dan Warga Sipil di Papua

tak terima dilabeli teroris

Papua, gemapembaharuan.com.- Dilansir dari pojoksatu, Dewan Diplomatik Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNB-OPM) Akouboo Douw dalam keterangan tertulisnya mengatakan akan menghabisi semua personil aparat keamanan yang ada di Papua termasuk suku Jawa disana.

Kelompok  Kriminal Bersenjata Papua (KKB Papua) makin beringas setelah resmi ditetapkan sebagai teroris.  Pasalnya KKB Papua, saat ini sudah mulai menyebar ancaman, baik pada warga sipil maupun TNI-Polri.

Reaksi tersebut, sebagai tindakan balasan atas keputusan pemerintah yang menetapkan KKB sebagai kelompok teroris.  Disisi lain, mereka menuding bahwa pemerintah Indonesia selama ini telah melakukan genosida terhadap penduduk Papua Barat.  Hal ini disampaikan oleh Dewan Diplomatik TPNPB-OPM Amatus Akouboo Douw yang berbasis di Australia dalam keterangan yang diterima IDN Times, Minggu (2/5/2021).

Pernyataan ini merupakan respons dari pernyataan pemerintah yang melabeli Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sebagai teroris.

  1. TPNPB-OPM sebut TNI/Polri yang justru lakukan terror

TPNPB-OPM justru menyebut TNI/Polri yang selama ini melakukan teror, intimidasi serta genosida di Papua. Bahkan ini sudah berlangsung selama hampir 60 tahun.

Amantus mengatakan bahwa berbeda dengan TNI/Polri, TPNPB-OPM tidak pernah menyerang penduduk sipil Indonesia.

  1. Buat kampanye sasar militer dan orang Jawa

Dia menyatakan jika Indonesia tetap melakukan tindakan yang diduga berupa teror dan genosida sejak 1959 maka OPM akan mengumumkan kampanye untuk memusnahkan tidak hanya anggota militer ilegal yang ada di Papua juga orang-orang Jawa.

TPNPB-OPM meminta intervensi militer dari Pasukan.  Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta mencari dukungan secara moral dan materiil dari Uni Eropa, negara-negara Afrika-Karibia Pasifik, dan seluruh anggota PBB seperti yang dianjurkan dalam resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa 2621 (XXV).

“Jika Indonesia melanjutkan teror dan genosida terhadap penduduk sipil Papua Barat (seperti yang telah terjadi hampir 60 tahun) dan komunitas internasional tidak ikut campur, TPNPB-OPM akan mengumumkan kampanye untuk memusnahkan tidak hanya anggota militer ilegal yang menduduki Papua, tetapi juga orang Jawa ilegal dan pemukim lainnya yang mencuri tanah adat dan sumber daya orang Papua Barat,” tandasnya.    

Menaggapi hal itu, Mabes Polri mengimbau masyarakat yang ada di Papua pun tak perlu panik dengan ancaman yang dilontarkan para teroris tersebut.  “Masyarakat di Papua tak perlu khawatir dengan keberadaan KKB,” ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono, Senin (3/5/2021).

Argo pun memastikan, personel TNI-Polri yang ada di Papua akan bersiaga dan menjaga keamanan di Papua.  “TNI-Polri akan menjaga dan mengawal warganya dalam bingkai NKRI di tanah Papua,” tegas Argo.  (Red/lapsus)

Related posts

Kasad Tegaskan Masuk TNI AD Tidak Dipungut Biaya

Adam Wahyu

Kunjungan Kerja Pangkoopsau III di Lanud Yohanis Kapiyau

Adam Wahyu

Ind Police Watch: Situasi Papua Saat Ini Kian Panas

Kembara Nanda

Leave a Comment