Gema Pembaharuan
Tajuk pembaharuan

Kehadiran “Ahli Syukur” akan Membawa Tentram dan Kedamaian

m.jm'u

Oleh: Moch. Jam’u

gemapembaharuan.com.- Salah satu sifat dan perilaku terpuji yang mesti dimiliki oleh orang beriman adalah mensyukuri nikmat-nikmat Allah yang telah dikaruniakan kepada kita, baik nikmat yang berupa fisik kebendaan maupun nikmat yang bersifat mental spiritual.

Nikmat iman dan nikmat ukhuwah (persaudaraan atau persahabatan) adalah contoh-contoh kenikmatan ruhaniah. Sedangkan nikmat sehat, nikmat umur dan harta benda yang melimpah adalah beberapa di antara contoh-contoh nikmat material.

Karena itu sebaik-baik hamba Allah adalah yang senantiasa meningkatkan rasa syukur dalam dirinya. Perihal perintah bersyukur ini, Allah SWT berfirman, artinya: 

“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan, sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (Q.S. Ibrahim:7)

Manfaat Syukur: Banyak sekali manfaat yang dapat dipetik oleh orang-orang beriman. Beberapa di antara manfaat syukur, yaitu:

Pertama, bersyukur dapat mensucikan jiwa. Dengan bersedekah kita mensucikan harta. Sedekah wajib berupa zakat dan sedekah sunnah di setiap saat. Harta dan kekayaan material kita menjadi tersucikan oleh sedekah. Dan kehidupan kita tersucikan oleh rasa syukur yang terkatakan dengan lisan dan terlaksana melalui perbuatan-perbuatan baik.

Kedua, bersyukur mendorong jiwa untuk beramal sholeh dan mendayagunakan kenikmatan secara baik melalui hal-hal yang dapat menumbuhkembangkan kenikmatan tersebut. Kenikmatan yang disyukuri, adalah lebih berarti dibandingkan kenikmatan-kenikmatan yang disia-siakan.

Ketiga, bersyukur juga menjadikan orang lain ridho dan senang kepada kita, Syukur menentramkan jiwa kita. Karena rasa syukur yang telah kita ungkapkan dalam perbuatan tentu menjadikan orang lain senang.

Keempat, bersyukur dapat memperbaiki dan melancarkan berbagai bentuk interaksi dalam sosial masyarakat, sehingga harta dan kekayaan yang dimiliki dapat terlindungi dengan aman.

Apabila mayoritas anggota suatu komunitas/masyarakat adalah pribadi-pribadi yang bersyukur kepada Allah atas nikmat-nikmat yang telah mereka dapatkan, tentu masyarakat akan  tenteram dan kedamaian   Sehingga dambaan manusia  menuju kehidupan baldatun toyyibatun wa robbun ghofuur niscaya menjadi kenyataan. [SpiritGempar]

Related posts

Pembaharuan Berpikir Kritis Secara Individu

Kembara Nanda

“Hari Kebebasan Pers Dunia agar Bikin Insan Media Makin Tangguh”

Kembara Nanda

“Pers Kekuatan Tersehat Dalam Membangun NKRI”

Kembara Nanda

Leave a Comment